SKRIPSI
ANALISIS TINGKAT KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN MENGGUNAKAN NORMALIZED BURN RATIO (NBR) PADA CITRA LANDSAT 9 OLI DI DESA KALIMAGO KABUPATEN POSO .
YUDISTIRA ALMAZ FHAREZIE — L131 19 002, Analisis Tingkat
Kebakaran Hutan dan Lahan Menggunakan Normalized Burn Ratio (NBR)
Pada Citra Landsat 9 OLI di Desa Kalimago Kabupaten Poso, dibimbing oleh
Dr. Ir. H. Hamzari, M.Sc. dan Ir. Misrah, S.Hut. M.Sc.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat keparahan kebakaran
hutan dan lahan menggunakan metode Normalized Burn Ratio (NBR) berbasis citra
satelit Landsat 9 OLI di Desa Kalimago Kabupaten Poso yang berbatasan dengan
wilayah kerja Unit X KPH Sintuvu Maroso, Kabupaten Poso Sulawesi Tengah.
Permasalahan utama yang diangkat adalah bagaimana memetakan tingkat
kebakaran secara spasial sebagai dasar mitigasi dan rehabilitasi bencana Karhutla.
Penelitian dilaksanakan pada Januari hingga Maret 2025, dengan metode deskriptif
kuantitatif yang menggabungkan data spasial (citra satelit dan peta) serta data non-
spasial (literatur dan data lapangan).
Proses analisis meliputi koreksi radiometrik, masking wilayah, perhitungan
indeks NBR sebelum dan sesudah kebakaran, serta penghitungan nilai selisih
(dNBR) untuk klasifikasi tingkat keparahan kebakaran. Tiga model ambang batas
(threshold) digunakan untuk identifikasi area terbakar berdasarkan rata-rata dan
simpangan baku nilai dNBR.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa wilayah Kalimago mengalami
penurunan signifikan nilai NBR setelah kebakaran, dengan nilai dNBR tertinggi
mencapai 0,61749, mengindikasikan kerusakan vegetasi yang cukup parah. Model
klasifikasi dengan ambang batas μ (rata-rata) menghasilkan tingkat akurasi tertinggi
sebesar 73,75% dan dianggap paling representatif. Temuan ini menegaskan bahwa
metode NBR pada citra Landsat 9 efektif digunakan untuk mengidentifikasi serta
memetakan tingkat keparahan Karhutla secara spasial di kawasan hutan tropis
Indonesia.
Tidak tersedia versi lain