SKRIPSI
KEANEKARAGAMAN JENIS BURUNG DI DESA UEVOLO KECAMATAN SINIU KABUPATEN PARIGI MOUTONG .
RINGKASAN
ABDI S. HUSNI – L131 19 030. Keanekaragaman Jenis Burung Di Desa
Uevolo Kecamatan Siniu Kabupaten Parigi Moutong Di Bimbimg oleh Moh
Ihsan dan Sitti Ramlah.
Keanekaragaman spesies burung dapat mencerminkan tingginya
keanekaragaman hayati kehidupan liar lainnya, artinya burung dapat dijadikan
sebagai indikator kualitas hutan. Berbagai spesies burung dapat kita jumpai di
berbagai tipe habitat, diantaranya hutan (primer/sekunder), agroforest, perkebunan
(sawit/karet/kopi) dan tempat terbuka (sawah dan lahan terlantar). Tujuan untuk
mengetahui Keanekaraman Jenis burung yang terdapat di Desa Uevolo,
Kecamatan Siniu, Kabupaten Parigi Moutong.
Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April sampai dengan Mei 2025.
Penelitian dilakukan dengan mengunakan metode titik hitung (Point Count),
Pengamatan dilakukan dengan memposisikan diri pada titik yang telah
dipilih secara sistematik dan telah ditentukan sebelumnya, dengan mengamati,
mencatat, mengidentifikasi jenis dan jumlah individu setiap jenis yang dijumpai
secara langsung. Pengamatan jenis burung ini dilakukan pada dua tipe habitat
yaitu di kebun dan sempadan sungai. Pengamatan dengan jarak antar titik
pengamatan 100 meter. Waktu pengamatan selama 180 menit dibagi 10 (banyak
titik pengamatan), waktu pengamatan di setiap titik pengamatan selama 13
menit, sedangkan untuk berjalan ke titik pengamatan selanjutnya memerlukan
waktu 5 menit. Pengamatan dilakukan mulai pada pagi hari pukul 06.00- 09.00
WITA dan pada sore hari pada pukul 15.00-18.00 WITA. Pengamatan dilakukan
secara berulang sebanyak 6 kali pengulangan untuk setiap tipe habitat, data yang
diambil yaitu jenis burung, jumlah burung, dan waktu perjumpaan.
Berdasarkan data hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 21 jenis
burung, dimana terdapat 11 jenis burung pada tipe habitat sempadan sungai dan
21 jenis burung pada tipe habitat hutan sekunder. Hasil dari indeks
keanekaragaman jenis burung pada habitat sempadan sungai sebesar H’= 1.870
sedangkan pada habitat hutan sekunder sebesar H’= 2.514. Indeks kemerataan
jenis burung di sempadan sungai sekitar (0.780). dan di hutan sekunder sekitar
(0.826). emakin mendekati nilai 1, maka tingkat kemerataan semakin tinggi.
Indeks dominasi jenis burung menunjukkan bahwa burung cabai panggul kelabu
(Dicaeum celebicum), Layang-layang batu (Hirundo tahitica), dan walet polos
(Collocalia vanikorensis) merupakan jenis burung kategori dominan pada kedua
tipe habitat sempadan sungai dan hutan sekunder. Berdasarkan penelitian faktor
yang mepengaruhi mendominasinya sejumlah jenis burung pada kedua tipe
habitat yaitu faktor pakan yang melimpah dan perilaku harian beberapa jenis
burung yang dapat memanfaatkan semua jenis tutupan lahan seperti burung cabai
panggul kelabu (Dicaeum celebicum)..
Tidak tersedia versi lain