Perpustakaan Fakultas Kehutanan UNTAD

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

SKRIPSI

ANALISIS SPASIAL TINGKAT KERAWANAN BANJIR MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DI KECAMATAN DOLO SELATAN KABUPATEN SIGI.

JESIKA T. KOTAMBUNAN L131 22 363 - Nama Orang;

Jesika T. Kotambunan - L131 22 363, Analsis Spasial Tingkat Kerawanan
Banjir Menggunakan Sistem Informasi Geografis Di Kecamatan Dolo
Selatan Kabupaten Sigi Di Bimbing Oleh Hamzari dan Rhamdhani Fitrah
Baharuddin
Banjir merupakan bencana hidrometeorologi yang sering terjadi di Indonesia
akibat curah hujan tinggi, perubahan penggunaan lahan, dan topografi kompleks.
Kecamatan Dolo Selatan, Kabupaten Sigi, juga sering mengalami banjir dan tanah
longsor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kerawanan banjir di
Kecamatan Dolo Selatan, Kabupaten Sigi, menggunakan pendekatan Sistem
Informasi Geografis (SIG) guna mendukung upaya mitigasi dan perencanaan tata
ruang yang berkelanjutan.
Penelitian ini menggunakan pendekatan Sistem Informasi Geografis (SIG)
dengan metode skoring dan pembobotan pada setiap parameter, yang kemudian di-
overlay. Parameter yang digunakan meliputi peta curah hujan, peta jenis tanah, peta
penggunaan lahan, peta kemiringan lereng, dan peta jarak dari sungai. Data diolah
menggunakan ArcGIS 10.8 dan Microsoft Office 2021. Penentuan skor dan bobot
didasarkan pada pendapat para ahli dan penelitian sebelumnya. Hasil perhitungan
kerawanan banjir kemudian diklasifikasikan ke dalam tiga tingkat: tidak rawan,
cukup rawan, dan sangat rawan.
Hasil analisis menunjukkan bahwa Kecamatan Dolo Selatan terbagi menjadi
tiga kelas kerawanan banjir: tidak rawan seluas 52.024,23 hektar, cukup rawan
seluas 6.092,98 hektar, dan sangat rawan seluas 327,57 hektar. Zona sangat rawan
umumnya berada di dataran rendah dekat sungai dengan penggunaan lahan
permukiman dan jenis tanah berinfiltrasi rendah, yang berpotensi merusak lahan
perkebunan. Meskipun sebagian besar wilayah tergolong aman, area berisiko tinggi
di dekat sungai dan dataran rendah memerlukan prioritas mitigasi dan pengendalian
banjir untuk melindungi keberlanjutan perkebunan.


Ketersediaan
#
Belum memasukkan lokasi 657 JES a
202604135
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
657 JES a
Penerbit
Palu, Sulawesi Tengah : Unierstas Tadlako., 2026
Deskripsi Fisik
vii.;168 hlm.;ilus.;30 cm.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Sistem Informasi Geografis
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Fakultas Kehutanan UNTAD
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?