SKRIPSI
ANALISIS PENGARUH DEFORESTASI TERHADAP KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI KELURAHAN WATUSAMPU DAN DESA LOLI OGE PROVINSI SULAWESI TENGAH.
RINGKASAN
RENATA RAGILIA NURUL ADHA – L 131 21 065. Analisis Pengaruh
Deforestasi Terhadap Kesejahteraan Masyarakat Di Kelurahan Watusampu
Dan Desa Loli Oge Provinsi Sulawesi Tengah, di Bimbing Oleh Prof. Dr. Ir.
Syukur Umar, DESS dan Rahmat Kurniadi Akbar, S.Hut., M.P.
Deforestasi merupakan keadaan di mana luasan hutan menurun akibat alih
fungsi lahan akibat aktivitas manusia. Deforestasi memiliki dampak yang signifikan
terhadap kesejahteraan masyarakat, terutama di wilayah yang bergantung pada
sumber daya hutan. Hal ini disebabkan hutan sering menjadi sumber makanan
utama, deforestasi mengurangi kualitas dan kuantitas makanan yang tersedia bagi
masyarakat lokal. Tujuan penelitian ini ialah untuk menganalisis pengaruh
deforestasi terhadap kesejahteraan masyarakat serta mengetahui luas deforestasi di
Kelurahan Watusampu dan Desa Loli Oge Provinsi Sulawesi Tengah.
Penelitian ini dilaksanakan selama tiga bulan yaitu bulan Maret sampai
dengan Mei 2025, bertempat di Kelurahan Watusampu dan Desa Loli Oge Provinsi
Sulawesi Tengah. Penelitian ini menggunakan teknik wawancara melalui kuesioner
dengan menggunakan teknik systematic random sampling dengan jumlah 100
responden dan tutupan lahan untuk memperoleh data deforestasi dengan teknik
purposive random sampling dengan intensitas sampling 15%. Analisis data
menggunakan metode statistik deskriptif dengan melakukan uji Durbin Watson, uji
T, dan uji F serta analisis deforestasi.
Hasil penelitian menunjukkan pola deforestasi di Kelurahan Watusampu
pada periode waktu 2014-2024 mencapai 798,57 Ha dengan rata-rata 79,86 Ha per
tahun sedangkan di Desa Loli Oge pada periode waktu 2014-2024 mencapai
1.036,83 Ha dengan rata-rata 103,68 Ha per tahun. Berdasarkan hasil analisis
regresi diperoleh persamaan regresi linear berganda sebagai berikut: Y = 6,603 –
0,115 X1 – 0,046 X2 + 0,124 X3 yang menunjukkan hubungan kuat antara variabel
independen dan variabel dependen. Hasil regresi menunjukkan bahwa jangka
pendek (X1) dan jangka menengah (X2) berpengaruh negatif terhadap kesejahteraan
masyarakat, semakin tinggi tingkat deforestasi pada periode tersebut maka
kesejahteraan masyarakat semakin menurun. Sebaliknya, jangka panjang (X3)
berpengaruh positif yang berarti dalam jangka panjang adanya pengelolaan atau
pemanfaatan lahan pasca deforestasi dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat..
Tidak tersedia versi lain