SKRIPSI
ANALISIS FITOKIMIA DAN ANTIOKSIDAN BIJI MAHONI (Swietenia mahagoni L (Jacq) DI DESA PULU KECAMATAN DOLO SELATAN KABUPATEN SIGI PROVINSI SULAWESI TENGAH.
RINGKASAN
Irham L131 18 392, Analisis Fitokimia dan Antioksidan Biji Mahoni
(Swietenia mahagoni L(Jacq) Di Desa Pulu Kecamatan Dolo Selatan
Kabupaten Sigi Provinsi Sulawesi Tengah Di Bimbing oleh Dr.Ir.Abdul
Hapid.,S.Hut.M.Sc dan Muthmainnah,S.Hut.M.Sc.
Biji buah mahoni adalah dari pohon mahoni yang memiliki metabolit
sekunder dengan kandungan senyawa tertingginya adalah flavonoid yang
merupakan salah satu bahan aktif antioksidan. Biji buah mahoni telah
dimanfaatkan masyarakat secara tradisional sebagai obat penyakit luar dan dalam,
niji buah mahoni yang dipercaya masyarakat desa Pulu untuk mencegah penyakit
diabetes. Dari hasil wawancara yang sudah dilakukan bahwa bagian biji buah
mahoni ini hanya digunakan sebagai obat. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui kandungan metabolit sekunder dan aktivitas antioksidan dari biji buah
mahoni.
Penelitian ini dilaksanakan dari bulan maret sampai dengan April. Di
Laboratorium Penelitian Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu
Pengetahuan Alam Universitas Tadulako. Metode penelitian yang digunakan
dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dan kuantitatif
mengguanakan metode instrumentasi di laboratorium
Hasil analisis fitokimia yang dilakukan pada biji buah mahoni
menggunakan pelarut etanol 98% pada biji mahoni (Swietenia Mahagoni L(Jacq)
positif mengandung 5 senyawa yaitu Flavonoid,Tannin,Saponin, Polifenol,
Alkoloid.Hasil uji aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH pada biji
mahoni (Swietenia Mahagoni L(Jacq) memiliki IC50 sebesar 413,38 ppm.
Aktivitas antioksidan dari biji mahoni (Swietenia Mahagoni L(Jacq)
menggunakan pelarut etanol bersifat lemah.
Tidak tersedia versi lain