SKRIPSI
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA GULA SEMUT AREN ( Arenga Pinnata) PADA KELOMPOK TANI HUTAN HARMONIS DI DESA DOLAGO KABUPATEN PARIGI MOUTONG.
RINGKASAN
ALI WAJI – L 131 21 052. Strategi Pengembangan Usaha Gula
Semut Aren (Arenga Pinnata) Pada Kelompok Tani Hutan
Harmonis Di Desa Dolago Kabupaten Parigi Moutong di Bimbing
oleh Golar dan Arman Maiwa
Gula Semut Aren pada KTH Harmonis di Desa Dolago adalah binaan dari
UPT. KPH Dolago Tanggunung yang terbuat dari nira pohon aren. Tanpa campuran
(100% murni gula aren) dan diolah secara tradisional. Salah satu manfaat gula
semut adalah untuk kesehatan, selain itu bisa juga sebagai pemanis dengan cara
tambahkan gula pada makanan atau minuman. Usaha gula semut aren pada
Kelompok Tani Hutan (KTH) Harmonis di desa Dolago ini sudah berjalan tujuh
tahun dalam usahanya tetapi ada berbagai masalah yang di hadapi. Pemasaran hasil
produksi gula semut aren umumnya masih terbatas masih berjalan secara
tradisional, antara lain informasi pasar yang dilakukan dari mulut ke mulut,
pembuatan produk yang berdasarkan pesanan (non kontinue), jalur pemasaran yang
dilakukan hanya dari produsen ke pedagang pengumpul. Tujuan penelitian ini
adalah untuk menentukan alternatif strategi pengembangkan usaha gula semut aren
(Arenga Pinnata) pada Kelompok Tani Hutan (KTH) Harmonis secara
berkelanjutan serta Menganalisis strategi pengembangan usaha gula semut aren
yang telah dilakukan oleh kelompok tani hutan.
Penelitian ini akan dilaksana kan pada bulan Maret sampai dengan bulan
Mei 2025. Lokasi penelitian yaitu di Desa Dolago Padang, Kecamatan Parigi
Selatan Kabupaten Parigi Moutong. Metode penelitian yang digunakan adalah
kualitatif. Menurut (Hasbia & Erni Firdamayanti, 2023) deskriptif kualitatif yakni
suatu pendekatan investigasi, karena biasanya peneliti mengumpulkan data dengan
cara bertatap muka langsung dan berinteraksi dengan yang memiliki usaha. Analisis
data yang digunakan adalah analisis SWOT, Untuk menentukan analisis SWOT,
perlu dilakukan identifikasi kelebihan (Strength), kelemahan (Weakness), peluang
(Opportunity), dan ancaman (Threat) yang ada dalam Kelompok Tani Hutan.
Kemudian, data dan informasi tersebut dianalisis untuk mengidentifikasi kelebihan,
kelemahan, peluang, dan ancaman yang ada. Hasil analisis tersebut kemudian
digunakan untuk mengembangkan strategi yang efektif untuk mencapai tujuan
organisasi atau bisnis.
Berdasarkan hasil penelitian mengenai strategi pengembangan usaha gula
semut aren KTH Harmonis di Desa Dolago, dapat ditarik kesimpulan sebagai
berikut: Strategi dalam pengembangan agroindustri gula semut adalah:
Pengembangan pasar, Mengoptimalkan pemanfaatan teknologi, Meningkatkan
promosi, Menjaga kualitas produk, Memberikan pelatihan kepada karyawan untuk
meningkatkan keterampilan dan pengetahuan tentang agroindustri gula semut aren
dan mengajukan pendaftaran BPOM
Tidak tersedia versi lain