SKRIPSI
Pengaruh Pemberian Fungsi Mikoriza Arbuskular terhadap Pertumbuhan Semai Mahoni [ Swetenia mahogoni [ L] Jacq] Pada Media yang di beri Ekstraks Daun Pinus.
RINGKASAN
SRI WULANDARI_L13119148. Pengaruh Pemberian Fungi Mikoriza
Arbuskular Terhadap Pertumbuhan Semai Mahoni (Swietenia mahagoni (L)
Jacq) Pada Media Yang Diberi Ekstrak Daun Pinus, dibimbing oleh Yusran
dan Rahmawati.
Mikoriza adalah kelompok jamur tanah yang hidupnya lebih memilih
untuk bekerjasama dengan akar tanaman atau pohon, agar jamur ini mendapatkan
posokan gula cair dari tanaman, dan sebaliknya jamur ini menukarkannya dalam
bentuk air dan unsur hara yang diperlukan untuk pertumbuhan tanaman. Dipihak
lain Allelopati merupakan senyawa kimia yang dimiliki suatu jenis tanaman dan
berdampak negatif terhadap jenis tanaman lain baik secara langsung maupun tidak
langsung. Tanaman ini melepaskan senyawa kimia kelingkungannya sehingga
berpengaruh terhadap jenis tanaman lain yang ada disekitarnya. Hal ini dapat
dikatakan fenomena ekologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh
fungi mikoriza arbuskular, ekstrak daun pinus, dan interaksi fungi mikoriza
arbuskular dan ekstrak daun pinus terhadap pertumbuhan semai mahoni
(Swietenia mahagoni (L) jacq).
Penelitian ini dilaksanakan selama tiga bulan pada bulan April-Juli 2023 di
persemaian (BPDAS Palu Poso). Penelitian ini menggunakan metode Rancangan
Acak Lengkap pola faktorial yang terdiri dari dua faktor. Faktor pertama
menggunakan fungi mikoriza dengan taraf dosis pemberian mikoriza yaitu: Tanpa
mikoriza (M0)= 0g/semai dan (M1)= 50g/semai, faktor kedua menggunakan
ekstrak daun pinus dengan taraf konsentrasi, tanpa ekstrak daun pinus (A0)=
0ml/semai, (A1)= 10ml/semai, (A2)= 20ml/semai dan (A3)= 30ml/semai,
sehingga terdapat 8 kombinasi perlakuan. Dari setiap perlakuan tersebut masing-
masin diulang sebanyak 6 kali, sehingga total unit semai yang digunakan adalah
48 unit semai. Parameter pengamatan adalah tinggi semai, diameter semai, jumlah
daun dan kekokohan semai. Analisis ragam uji (F) digunakan untuk mengetahui
apakah perlakuan berpengaruh nyata. Apabila perlakuan berpengaruh nyata
terhadap parameter pengamatan, maka dilanjutkan dengan uji lanjut Beda Nyata
Jujur (BNJ) pada taraf nyata 5%.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengaruh tunggal fungi mikoriza
(M) berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan tinggi, diameter, jumlah daun dan
kekokohan semai dengan perlakuan terbaik M1(50g Mikoriza), yaitu dengan
pertambahan tinggi semai 12,29 cm, diameter 1,94 mm, jumlah daun 8 helai dan
kekokohan semai 6,32. Begitupun dengan pengaruh tunggal ekstrak daun pinus
(A) dengan perlakuan terbaik A0 tanpa ekstrak daun pinus (kontrol), yaitu dengan
pertambahan tinggi 12 cm, diameter 2,1 mm, jumlah daun 8 helai dan A1 (10ml)
memberikan pengaruh nyata terhadap kekokohan semai 6,46. Selanjutnya dengan
hasil interaksi antara mikoriza dan ekstrak daun pinus (MA) dengan perlakuan
Terbaik M1A0 (50g mikoriza+tanpa ekstrak daun pinus), yaitu dengan
pertambahan tinggi semai 15,66 cm, diameter 2,46 mm, dan M1A1 (50g+10ml)
berpengaruh nyata terhadap kekokohan semai 6,63, namun tidak berpengaruh
nyata terhadap pertambahan jumlah daun.
Tidak tersedia versi lain